Kamis, 01 Oktober 2015

Pembelajaran Musik untuk Anak Usia Dini I.Pentingnya Musik untuk Anak Usia Dini Kepekaan akan suara dimulai sejak dalam kandungan. Menurut para ahli, bayi di uterus sejak memasuki bulan keempat atau kelima mulai bereaksi terhadap suara, baik suara di dalam tubuh maupun dari luar kandungan. Memperdengarkan musik atau suara lain yang menyenangkan bagi bayi yang masih di dalam kandungan ternyata bisa menstimulasi sistem pendengaran mereka dan berpengaruh positif pada respons mereka terhadap musik dan suara-suara lain setelah mereka lahir.             Jauh sebelum anak-anak mampu mengucapkan kata-kata yang dapat dimengerti, orang tua bisa memperkenalkan inti komunikasi dan hubungan sosial kepada mereka dengan cara mendukung serta mendorong mereka untuk mengembangkan keterampilan berbahasa. Karena kepekaan akan musik dan unsur-unsurnya (ritme, pitch (tinggi rendahnya nada) dan timbre (warna suara)) berkembang dengan kecepatan yang sama seperti berbicara, musik dapat menjadi alat bantu yang ampuh untuk mengembangkan kepekaan akan suara dan keterampilan berbahasa. Kecepatan anak-anak menghafal lagu-lagu populer danjingle-jingle iklan di TV menunjukkan manfaat menggabungkan musik dengan bahasa verbal maupun nonverbal. Tanpa kita sadari musik dapat membantu kita semua, baik anak-anak maupun dewasa, untuk menyimpan sejumlah besar informasi.             Sebagai kekuatan dahsyat yang sering dianggap “biasa” bahkan tidak penting, musik dapat digunakan untuk berbagai macam tujuan, diantaranya: 1.    Musik sebagai motivator (contoh lagu-lagu perjuangan, lagu mars, dsb), 2.   Musik sebagai pembantu pola belajar, 3.   Musik membantu mengatasi kebosanan, 4.   Musik sebagai penangkal kebisingan eksternal yang mengganggu, 5.   Musik mampu menstimulasi pikiran, mengaktifkan emosi, serta menyingkirkan keheningan yang kaku, 6.   Musik sebagai mendorong terjadinya percakapan sosial, membantu membangun dan mengembangkan hubungan antar pribadi, 7.   Musik sebagai sarana ritual keagamaan (contoh seperti musik tradisi di Bali), Dan lain sebagainya.

3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Blog nya menarik Gan.. Keep it up :)

    BalasHapus
  3. Memperdengarkan musik bagi bayi sejak dalam kandungan, keren :)

    BalasHapus